Thursday, 11 March 2010
Newsflash

Dapatkan video kesaksian secara gratis.
Anda bisa mendapatkannya di sini

 
Diana's Confession
Image
Diana who cured from breast, lungs and back bone cancer
(Stage 3) 
Read more...
 
Advertisement
Mendengarkan Firman Allah Menghasilkan Keberanian Pengakuan Iman E-mail
Written by Andrianus Hermanto   

Image 

Mujizat yang dilakukan Yesus setelah Ia keluar dari Yerikho, dalam perjalanan menuju Yerusalem, adalah menyembuhkan Bartimeus, seorang pengemis yang buta. Secara lahiriah Bartimeus buta namun mata hatinya tidak demikian. Ketika didengarnya Yesus keluar dari Yerikho, berserulah ia kepada Yesus.

Ada kuasa ketika kita mendengar firman Allah. Bartimeus mendapatkan penglihatannya kembali setelah ia mendengar kabar tentang Yesus. Bartimeus mendengar ketika orang-orang bercerita tentang Yesus, ia memperoleh pengetahuan tentang Yesus yang luar biasa melalui pembicaraan orang-orang di sekitarnya sehingga ketika ia mendengar bahwa Yesus berada di dekatnya, timbullah keberanian di dalam dirinya untuk berseru kepada Yesus. Mendengar dan mengerti, serta memahami firman Allah yang kita dengar mendatangkan kuasa dan keberanian akan pengakuan iman.

Pengetahuan tentang Yesus melampaui pengetahuan apa pun di dunia. Meskipun orang Yahudi menegor Bartimeus supaya ia diam, Bartimeus tetap berseru berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya. Dia terus berseru: Yesus, Anak Daud (yang adalah Mesias). Adakah kita memiliki kuasa berdasarkan pengetahuan firman Allah yang membangkitkan pengakuan iman untuk bersaksi bahwa Yesus adalah Juruselamat?

Bartimeus ditegor tidak hanya oleh satu orang saja, melainkan banyak orang yang menegornya, namun ia tidak berhenti berseru kepada Yesus sampai Yesus menjawabnya dan menanyakan apa yang dia inginkan. Tantangan hidup dan kesukaran yang kita hadapi berbeda-beda setiap hari, namun jangan berhenti berseru kepada Yesus sampai Ia menjawab dan menanyakan apa yang kita inginkan. Yesus berhenti ketika Ia mendengar pengakuan Bartimeus: Yesus, Anak Daud (=Mesias). Yesus ingin mendengar pengakuan kita bahwa Dialah Tuhan.

Yesus peduli akan keberadaan orang yang berseru kepadaNya sehingga Ia berhenti dan berkata: "Panggillah Dia". Yesus sanggup memenuhi kebutuhan Bartimeus yang berseru kepadaNya. Dia sanggup memenuhi kebutuhan kita ketika kita berseru kepadaNya, Dia sanggup menyediakannya sebab Dia adalah Tuhan yang luar biasa.

 
< Prev   Next >